Selamat datang di situs Masyarakat Ekonomi Syariah

Evaluasi dan Rumuskan Program Kerja, MES NTB Selenggarakan Silakwil Perdana

Pengurus Wilayah MES Nusa Tenggara Barat menggelar Silaturrahim Kerja Wilayah perdana yang berlangsung selama tiga hari pada Senin hingga Rabu, 28-30 Desember 2020 di Hotel Grand Legi Mataram. Silakwil ini bertujuan untuk merumuskan berbagai program mendatang dan mempererat tali silaturrahim serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selain Silakwil juga dirangkai dengan pelatihan Takmir Masjid yang merupakan bagian dari program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas).

Ketua Umum MES NTB, Baiq Mulianah mengatakan latar belakang diselenggarakannya Silakwil adalah karena merupakan amanah organisasi yang harus dijalankan. Meskipun masih dalam tahapan merintis dan usianya relatif muda, namun MES NTB menegaskan ikhtiar harus terus dilakukan untuk mensyari’ahkan ekonomi masyarakat dan memasyarakatkan ekonomi syari’ah.

Dalam Sambutannya, Baiq yang juga Rektor Universitas Nahdlatul Ulama NTB memberikan semangat bahwa saat ini Indonesia telah dihajatkan untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia dan dengannya menjadi amanah yang harus dapat diwujudkan. Meskipun dirasa cukup berat, menurutnya jika dilaksanakan dengan niat yang baik dan komitmen yang kuat, insyallah Allah SWT akan memberikan jalan. Dengan penuh semangat, Baiq merasa optimis Indonesia mampu menjadi arus baru ekonomi Syariah dunia.

Lebih lanjut, Baiq menyatakan pengurus MES NTB merasa optimis bahwa ekonomi syariah di Indonesia dapat berkembang pesat. Salah satu indikatornya adalah sudah banyaknya lembaga keuangan yang melakukan konversi dari konvensional menjadi Syariah seperti Bank NTB Syariah dan menurut informasi di NTB sudah banyak BPR yang akan menyusul untuk melakukan konversi menjadi syariah. Kondisi ini yang membuat semangat MES NTB untuk terus membangun perekonomian syariah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II Pengurus Pusat MES, Firdaus Jaelani yang hadir secara virtual dalam sambutannya menyampaikan MES memiliki banyak peran yang dapat dilakukan dalam upaya mengembangkan ekonomi umat seperti yang sudah dilakukan oleh pengurus MES NTB melalui program Mawar Emas yang bertujuan untuk Melawan Rentenir Berbasis Masjid. Menurut Firdaus, Program Mawar Emas yang dilakukan oleh MES NTB bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB merupakan program yang sangat baik, sangat positif, dan patut ditiru oleh pengurus MES se-Indonesia. Di akhir sambutan, Firdaus berharap program ini menjadi program unggulan yang dapat diduplikasi dan dikembangkan di daerah lainnya. Menurutnya, sesuatu yang baik harus tetap dilanjutkan.

Gubernur NTB yang diwakili oleh Asisten II Provinsi NTB, Ridwan Syah dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi keberadaan MES NTB. Menurutnya, MES hadir bukan hanya membangkitkan ekonomi umat, tapi juga mampu memberikan angin segar kepada masyarakat karena memiliki visi untuk menyejahterakan rakyat kecil. Ridwan berharap MES dapat berkolaborasi dengan seluruh pihak, harus tetap bergandengan tangan demi kemaslahatan ummat dengan menghilangkan kata kompetisi, namun mengedepankan prinsip kolaborasi.

Dalam sesi silaturrahim, para pengurus daerah MES dan para pakar ekonomi syariah MES NTB menyampaikan seluruh program kerja yang dimiliki setiap departemen. Silaturahim ini bertujuan untuk mensinergikan setiap program kerja dari seluruh departemen yang ada, baik program jangka pendek maupun jangka panjang yang akan dilaksanakan oleh MES NTB dalam beberapa tahun kedepan. Beberapa program yang menjadi atensi MES NTB yaitu terkait dengan potensi ekonomi pariwisata yang ada di NTB, salah satunya dalam menyambut MotoGP 2021 mendatang.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Umum MES NTB, Najamuddin Amy mengimbau kepada seluruh Pengurus Daerah MES se NTB segera melaksanakan Silaturrahim Kerja Daerah yang
dimaksudkan untuk memetakan kebutuhan pelaksanaan di daerah masing-masing sesuai dengan program program yang sudah ada. Najamuddin berharap pengurus daerah MES di NTB dapat merangkul pemerintah dan masyarakat agar MES di Provinsi NTB dirasakan keberadaannya karena mampu membantu masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan perekonomian berbasis syariah demi tercapainya NTB Gemilang.

Kegiatan Silakwil MES NTB ditutup pada Selasa 29 Desember 2020. Dalam kesempatan tersebut, Baiq Mulianah menegaskan pentingnya literasi dan sinergi dalam mewujudkan citacita MES NTB. Hal ini sesuai dengan hasil rumusan pengurus daerah se NTB dan pengurus wilayah MES NTB yang menekankan dua poin penting yakni literasi ekonomi syariah, dan sinergi antar pihak terkait

Baiq menambahkan, literasi dan sinergi ini diharapkan dapat melahirkan pemahaman kepada masyarakat tentang ekonomi syariah, sehingga secara inklusif masyarakat peduli, dan otomatis terbentuk menjadi masyarakat ekonomi syariah.

Diakhir sambutan, Baiq berharap semoga pengurus wilayah dan pengurus daerah tetap bersemangat, tidak berputus asa, terus berkarya dan memperkuat silaturrahim, menurutnya dengan silaturrahim, sinergi akan dapat terbangun, sehingga kehadiran MES NTB dapat berkontribusi, memberi kemanfaatan dan kemaslahatan kepada ummat.

Related Posts